Pencarian

Presiden Prabowo Dorong Pariwisata Daerah Lewat Revitalisasi Stasiun Bersejarah, Kebersihan Jadi Prioritas

Kamis, 30 Juli 2026 • 19:04:31 WIB
Presiden Prabowo Dorong Pariwisata Daerah Lewat Revitalisasi Stasiun Bersejarah, Kebersihan Jadi Prioritas
Presiden Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah pada Kamis.

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto secara resmi mendorong penguatan sektor pariwisata nasional melalui revitalisasi stasiun-stasiun bersejarah di berbagai daerah. Pernyataan ini disampaikan dalam pidatonya pada peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Jawa Tengah, Kamis.

Menurut Presiden, pariwisata bukan sekadar sektor penyumbang devisa, melainkan juga penggerak utama ekonomi kerakyatan. Ia mencontohkan bahwa kedatangan satu wisatawan asing mampu menghidupkan mata pencaharian banyak orang dari hulu ke hilir.

"Untuk menggerakkan ekonomi untuk seluruh rakyat kita, pariwisata itu sangat penting. Pariwisata itu menghasilkan devisa. Pariwisata menggerakkan ekonomi. Satu wisatawan asing datang ke negara kita, minum secangkir kopi, petani kopi, hidup," ujar Prabowo dalam pidato yang dipantau melalui siaran Sekretariat Presiden di Jakarta.

Kebersihan Lingkungan Jadi Syarat Utama

Presiden menekankan bahwa daya tarik utama Indonesia di mata wisatawan dunia adalah kekayaan budaya, keindahan alam, serta suasana yang dimiliki berbagai daerah. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pemerintah daerah, termasuk di Sulawesi Tenggara, menjadikan kebersihan lingkungan sebagai prioritas utama.

"Indonesia harus mampu menghadirkan lingkungan yang tertata dengan baik, bebas dari sampah dan bangunan yang tidak terawat. Ini akan memperkuat citra kita sebagai destinasi wisata kelas dunia," kata Prabowo.

Stasiun Bersejarah sebagai Daya Tarik Wisata Baru

Presiden juga mengapresiasi langkah PT KAI (Persero) yang melakukan revitalisasi terhadap ratusan stasiun di Indonesia. Menurutnya, stasiun-stasiun bersejarah bukan sekadar infrastruktur transportasi, melainkan bagian dari identitas bangsa yang bisa menjadi destinasi wisata tersendiri.

"Revitalisasi ratusan stasiun sangat penting. Jangan dianggap sepele. Ini bisa jadi daya tarik. Wisatawan ada yang datang untuk sejarah. Mereka ke Jawa Tengah untuk Borobudur, ke Yogya untuk Prambanan," ujarnya.

Prabowo menilai pelestarian stasiun bersejarah merupakan bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat transformasi wajah Indonesia menjadi negara yang bersih, indah, dan nyaman bagi wisatawan. Kebijakan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pariwisata di berbagai daerah, termasuk di wilayah-wilayah yang memiliki potensi sejarah dan budaya yang belum tergarap maksimal.

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks