Pencarian

Kebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir, 13 Unit Damkar Dikerahkan

Jumat, 07 Agustus 2026 • 23:39:02 WIB
Kebakaran Melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir, 13 Unit Damkar Dikerahkan
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir, Jumat (7/8/2026) malam.

SULAWESI TENGGARA — Kebakaran terjadi di gedung yang menjadi salah satu pusat penerimaan pendapatan daerah itu pada Jumat malam. Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mencatat waktu tiba petugas di lokasi pada pukul 21.40 WIB, disusul dimulainya operasi pemadaman semenit kemudian.

“Waktu terima berita pukul 21.30 WIB, waktu tiba 21.40 WIB, waktu mulai operasi 21.41 WIB. Situasi dan status kebakaran saat ini dalam proses pemadaman (merah). Pengerahan unit sebanyak 13 unit dengan 65 personel,” demikian keterangan Command Center Damkar, Jumat (7/8/2026).

Status Pemadaman dan Respons Kepala Bapenda

Hingga berita ini diturunkan, proses pemadaman masih berlangsung dan berstatus merah. Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab api maupun potensi korban jiwa dalam insiden tersebut.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta, Lusiana Herawati, membenarkan peristiwa kebakaran di kantornya. Ia menyatakan tengah bergerak menuju lokasi untuk memantau langsung proses penanganan.

“Iya (Gedung Bapenda terbakar). Saya menuju kantor,” ujarnya.

Gedung Vital Pelayanan Pajak dan Retribusi

Gedung Bapenda di Petojo Selatan, Gambir, bukan sekadar kantor administratif. Lokasi ini menjadi tempat pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), hingga pajak kendaraan bermotor bagi warga Jakarta.

Kebakaran yang melanda gedung ini berpotensi mengganggu operasional pelayanan publik, terutama jika server data perpajakan ikut terdampak. Dinas Gulkarmat belum merilis informasi mengenai luas area yang terbakar atau titik api pasti di dalam bangunan.

Masyarakat yang memiliki keperluan administrasi perpajakan di kantor tersebut disarankan memantau kanal resmi Pemprov DKI Jakarta untuk informasi penyesuaian layanan pascainsiden.

Respons Awal dan Investigasi Menyusul

Pengerahan 13 unit damkar menunjukkan skala kejadian yang tidak kecil, mengingat respons awal hanya dua unit. Penambahan unit dilakukan secara bertahap menyesuaikan kondisi api di lapangan.

Penyebab kebakaran masih menjadi tanda tanya besar. Dugaan sementara tidak dapat disimpulkan sebelum proses investigasi oleh pihak berwenang dilakukan, termasuk kemungkinan korsleting listrik atau faktor teknis lainnya.

Pemprov DKI Jakarta diharapkan segera merilis pernyataan resmi mengenai dampak kebakaran terhadap arsip dan data pajak daerah, serta langkah mitigasi untuk memastikan pelayanan publik tidak terhenti lama.

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks