Pencarian

Menteri Dody Hanggodo: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Percepat Pembangunan Papua Tengah

Selasa, 11 Agustus 2026 • 20:12:12 WIB
Menteri Dody Hanggodo: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Percepat Pembangunan Papua Tengah
Menteri Dody Hanggodo: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Percepat Pembangunan Papua Tengah

JAKARTA - Kerja sama erat antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dinilai menjadi faktor penentu kelancaran pembangunan kawasan pusat pemerintahan di Kabupaten Nabire.

Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya membangun Gedung Kantor Gubernur, DPRD, dan Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah. Progres pembangunan hingga 9 Agustus 2026 mencapai 36,90 persen, dengan target seluruh bangunan fisik selesai Desember 2026.

Proyek ini mulai dikerjakan pada 20 Oktober 2025 oleh kontraktor pelaksana PT Pembangunan Perumahan–PT Abdi Bumi Cendrawasih (KSO), dengan nilai kontrak Rp355,36 miliar bersumber dari APBN.

Menurut Menteri PU Dody, keterlibatan aktif pemerintah daerah dibutuhkan agar hasil pembangunan benar-benar sesuai kebutuhan warga setempat. "Pembangunan DOB perlu didukung dengan infrastruktur yang memadai. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah penting agar pembangunan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan mendukung pelayanan kepada masyarakat," kata Menteri PU Dody.

Penataan kawasan turut disiapkan, meliputi gerbang kawasan, Gerbang Hiu Paus, Taman Kota Cenderawasih, ruang terbuka hijau, alun-alun, prasarana pendukung right of way (ROW), gedung pendukung, fasilitas pemadam kebakaran, dan pekerjaan plambing serta elektrikal.

Dimulai sejak Desember 2025, penataan kawasan ini ditargetkan tuntas Desember 2026 dengan progres saat ini sebesar 25,34 persen. Pekerjaan yang tengah berlangsung antara lain penimbunan saluran eksisting, pengecoran box culvert, pondasi dan struktur Pos Pemadam Kebakaran, serta pengujian sand cone.

Jarak tempuh menuju kawasan ini relatif singkat, yakni sekitar 15,5 kilometer atau 30 menit dari Bandar Udara Douw Aturure, dan sekitar 28,5 kilometer atau 60 menit dari pusat Kabupaten Nabire.

Sinergi lintas pemerintahan ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan pemerataan pembangunan dan penguatan wilayah Papua sebagai bagian penting pembangunan nasional inklusif, sekaligus bagian dari PU 608, momentum Kementerian PU menghadirkan infrastruktur bermanfaat nyata bagi masyarakat.

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks