SULAWESI TENGGARA — Pameran otomotif terbesar di Indonesia itu menjadi panggung bagi pabrikan untuk menawarkan mobil listrik dengan banderol yang lebih ramah di kantong. Berdasarkan pantauan di lokasi, Senin (4/8), ada setidaknya empat model yang dipasarkan di bawah atau mendekati angka Rp200 juta, menjadikannya alternatif menarik di tengah dominasi kendaraan listrik berharga tinggi.
Wuling Aira EV: Dua Pilihan Jarak Tempuh, Harga Mulai Rp155 Juta
Wuling Motors membuka persaingan dengan menghadirkan Aira EV yang melakoni debutnya di GIIAS. Mobil listrik perkotaan berukuran ringkas ini tersedia dalam dua varian, yakni Standard Range dan Long Range. Varian Standard Range diklaim mampu menempuh jarak hingga 205 kilometer berdasarkan pengujian CLTC, sementara Long Range memiliki daya jelajah lebih jauh hingga 301 kilometer.
Soal harga, Wuling Aira EV dipasarkan mulai Rp155 juta untuk tipe Standard Range dan Rp175 juta untuk Long Range. Angka ini menjadikannya salah satu mobil listrik termurah di pasar Indonesia saat ini.
VinFast VF3: Desain Boxy dengan Opsi Langganan Baterai
Dari kubu Vietnam, VinFast turut meramaikan segmen ini lewat VF3 yang tampil dengan desain bodi boxy khas SUV kompak. Dimensinya tercatat memiliki panjang 3.190 mm, lebar 1.679 mm, dan tinggi 1.652 mm. Dalam kondisi baterai penuh, mobil ini diklaim mampu menempuh perjalanan hingga 215 kilometer berdasarkan standar NEDC.
Keunggulan lain VF3 ada pada dukungan pengisian cepat (fast charging) CCS2-DC yang memungkinkan baterai terisi dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar 36 menit. VinFast memberikan dua skema pembelian: Rp230 juta untuk kendaraan beserta baterai, atau mulai Rp156 juta dengan sistem langganan baterai (subscription). Skema kedua ini jelas menarik minat konsumen yang ingin menekan biaya awal kepemilikan.
BYD Atto 1: Hatchback Listrik dengan Jarak Tempuh 300 Kilometer
BYD tidak mau kalah dengan menghadirkan Atto 1 sebagai model paling terjangkau di jajaran produknya di Indonesia. Hatchback listrik ini dibekali baterai berkapasitas 30,08 kWh yang menghasilkan tenaga 55 kW dan torsi 135 Nm. Berdasarkan metode pengujian NEDC, mobil ini mampu menempuh jarak hingga 300 kilometer dalam sekali pengisian daya.
BYD membanderol Atto 1 Standard seharga Rp199 juta, varian Dynamic Rp205 juta, dan tipe Premium di angka Rp245 juta. Dengan spesifikasi tersebut, Atto 1 menjadi pilihan menarik bagi mereka yang mengutamakan jarak tempuh luas di kelas harga menengah.
Changan Lumin dan Persaingan yang Makin Ketat
Changan Lumin juga tampil sebagai city car listrik berukuran kompak dengan kemampuan menjelajah hingga sekitar 300 kilometer berdasarkan pengujian NEDC. Meski pertama kali diperkenalkan pada Februari lalu dengan harga Rp170 jutaan, kini harga jualnya naik menjadi Rp222 juta.
Di atas segmen tersebut, sejumlah kendaraan lain juga diperkenalkan di GIIAS 2026, seperti Geely EX2 Pro dan Chery Q yang sama-sama dibanderol mulai Rp239,9 juta. Kehadiran berbagai mobil baru dengan harga terjangkau ini menunjukkan segmen entry-level masih menjadi perhatian utama industri otomotif nasional. Dominasi kendaraan listrik di kelas harga tersebut memberikan semakin banyak pilihan bagi konsumen yang ingin beralih ke kendaraan bebas emisi dengan biaya kepemilikan yang lebih efisien.