Pencarian

Seminar INTEK III di Kendari Soroti Hilirisasi Peternakan, 37 Kampus se-Indonesia Ikut Serta

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 20:19:01 WIB
Seminar INTEK III di Kendari Soroti Hilirisasi Peternakan, 37 Kampus se-Indonesia Ikut Serta
Seminar Nasional INTEK III digelar Fakultas Peternakan UHO di Kendari, Sabtu (1/8/2026).

KENDARI — Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Seminar Nasional Inovasi dan Teknologi Peternakan (INTEK) III di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (1/8/2026). Acara ini dirangkaikan dengan Musyawarah Nasional Forum Pimpinan Perguruan Tinggi Peternakan Indonesia (FPPTPI) serta program pengabdian masyarakat yang melibatkan kolaborator dari berbagai kampus se-Indonesia.

Hilirisasi Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Keharusan

Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional, Nasrullah, menegaskan bahwa hilirisasi produk peternakan merupakan langkah strategis untuk mewujudkan asta cita Presiden, khususnya swasembada pangan.

"Ini adalah momentum untuk kita mewujudkan asta cita Bapak Presiden, yaitu swasembada pangan. Pangan dalam konteks keseluruhan, mulai dari hulu sampai hilir," kata Nasrullah.

Ia mencontohkan, pengangkutan sapi dalam kondisi hidup membutuhkan armada truk dan kapal besar dengan risiko kematian serta penyusutan bobot tinggi. Sebaliknya, produk olahan seperti daging potongan atau sosis tidak lagi bersifat volumetrik sehingga lebih efisien didistribusikan.

Empat Provinsi Jadi Proyek Percontohan, Sultra Belum Masuk

Kementerian Pertanian tahun ini mulai menjalankan proyek percontohan hilirisasi di sektor ayam, telur, dan susu segar di empat provinsi: Lampung, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo. Lokasi pembibitan terpusat di Jawa Timur.

"Di situ ada pembibitannya, ada pabrik pakannya, ada pengolahannya, rumah potongnya, ada semua. Jadi satu set dalam satu kawasan, terintegrasi dari hulu sampai hilir," ujar Nasrullah.

Sulawesi Tenggara belum termasuk dalam program tahap awal tersebut. Padahal, produksi susu nasional baru memenuhi sekitar 20 persen kebutuhan, sementara produksi daging sapi baru mencapai 40 hingga 50 persen dari kebutuhan nasional.

Pengabdian Masyarakat: Transfer Teknologi ke Peternak Lokal

Dekan Fakultas Peternakan UHO, Ali Bain, menjelaskan bahwa selain seminar, kegiatan ini juga diisi program pengabdian kolaboratif yang melibatkan dekan dan mitra fakultas peternakan se-Indonesia. Program ini telah berjalan sejak 2019 dan menyasar sejumlah desa di Sulawesi Tenggara.

Materi pengabdian beragam, mulai dari pemuliaan ternak, pakan, penyediaan bibit, hingga model integrasi peternakan dengan sektor lain seperti pertanian, sawit, dan kakao.

"Harapannya ada transfer ilmu dan riset dari para pakar kepada masyarakat yang mengembangkan usaha peternakan di sana," kata Ali Bain.

Populasi Ternak Besar Sultra Perlu Ditingkatkan

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Taufik, mengakui kebutuhan daging dan telur untuk konsumsi lokal sudah tercukupi. Namun, populasi ternak besar masih perlu ditingkatkan.

"Untuk kebutuhan peningkatan populasi ternak besar kita di Sulawesi Tenggara, kita berharap ada upaya, khususnya dari sektor terkait, untuk melakukan pemuliaan atau breeding," kata Taufik.

Salah satu upaya yang terus didorong adalah program inseminasi buatan (IB). Taufik mengeklaim Sultra kini memiliki cukup banyak tenaga inseminator. Bahkan, sapi bantuan Presiden untuk hewan kurban tahun ini seluruhnya berasal dari hasil IB inseminator lokal.

Program IB dinilai menjadi solusi jangka panjang mencegah penyebaran penyakit menular strategis seperti penyakit mulut dan kuku (PMK) serta jembrana. Sebab, penularan kerap terjadi akibat lalu lintas ternak antarwilayah.

"Kalau induknya dari sini, kita kawinkan di sini, hewannya tidak ke mana-mana, insya Allah tidak akan membawa penyakit menular strategis," ujarnya.

Pihaknya juga telah menyalurkan vaksin PMK bantuan Kementerian Pertanian secara gratis ke sejumlah daerah di Sulawesi Tenggara.

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultrakini.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks