Pencarian

BCA Pilih-pilih Nasabah untuk Naikkan Suku Bunga Kredit, Rata-rata Hanya Naik 4 bps

Rabu, 29 Juli 2026 • 09:07:36 WIB
BCA Pilih-pilih Nasabah untuk Naikkan Suku Bunga Kredit, Rata-rata Hanya Naik 4 bps
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menjelaskan mekanisme penyesuaian suku bunga kredit dilakukan secara bertahap mengikuti jadwal jatuh tempo pinjaman.

SULAWESI TENGGARA — Presiden Direktur BCA Hendra Lembong menjelaskan, mekanisme penyesuaian suku bunga kredit tidak dilakukan serempak begitu BI Rate naik. Penerapannya mengikuti jadwal jatuh tempo fasilitas pinjaman yang sudah berjalan.

"Kenaikan Bank Indonesia ini kan di bulan Mei. Nah pada saat kita melihat loan ke customer itu bunga kreditnya harus menunggu dulu loan yang ada jatuh tempo. Jadi kenaikannya pun akan bertahap," katanya dalam konferensi pers kinerja BCA semester I 2026, Selasa (28/7).

Nasabah dengan Bunga Tinggi Tidak Kena Dampak

Hendra menegaskan, BCA menerapkan kebijakan selektif dalam menaikkan suku bunga. Tidak semua nasabah akan terkena dampak kenaikan BI Rate.

"Kita tidak menaikkan di semua nasabah. Kita hanya menaikkan nasabah yang selektif yang kita lihat dari sisi bisnis masih bisa tentu kita naikkan. Untuk nasabah yang tentu rate-nya sudah tinggi kita tidak naikkan," ungkapnya.

Pendekatan ini berbeda dengan bank lain yang cenderung langsung mentransmisikan kenaikan suku bunga acuan ke suku bunga kredit secara menyeluruh. BCA memilih menjaga hubungan dengan debitur yang dinilai masih memiliki prospek bisnis baik, sementara nasabah dengan bunga sudah tinggi tidak perlu dibebani tambahan.

Kenaikan Rata-rata Hanya 4 bps, Jauh di Bawah BI Rate

Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim membeberkan, dampak kenaikan BI Rate terhadap portofolio kredit perseroan sangat minimal. Rata-rata suku bunga kredit hanya meningkat 4 basis poin (bps) dibandingkan kuartal sebelumnya.

"Kita naik hanya sedikit 4 bps, jadi tidak terlalu material dibandingkan dengan kenaikan dari BI Rate yang 100 bps," kata Vera.

Angka itu menunjukkan bahwa BCA lebih memprioritaskan pertumbuhan bisnis jangka panjang ketimbang mengejar margin bunga bersih dalam jangka pendek. Vera menambahkan, "Karena kita utamakan adalah potensi pertumbuhan yang lebih baik."

Apa Artinya bagi Debitur dan Investor

Bagi debitur BCA, kabar ini memberikan kelegaan. Kenaikan cicilan tidak akan terjadi secara tiba-tiba dan besar-besaran. Hanya nasabah dengan pinjaman jatuh tempo yang akan menghadapi penyesuaian, itupun dengan pertimbangan kondisi usaha masing-masing.

Sementara bagi investor, strategi ini menunjukkan BCA tetap hati-hati dalam mengelola risiko kredit di tengah tekanan suku bunga. Kebijakan selektif dan bertahap diyakini dapat menjaga kualitas aset dan loyalitas nasabah korporasi maupun ritel.

Hingga akhir Juni 2026, BCA belum me

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infobanknews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks