JAKARTA — Sepuluh buku yang merupakan dokumentasi pemikiran, pengalaman, dan perjalanan Bahlil Lahadalia resmi diluncurkan di Jakarta, Jumat. Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan replika buku berukuran besar oleh Presiden Prabowo Subianto di atas panggung.
Presiden Prabowo tidak hanya meresmikan acara, tetapi juga memberikan sambutan serta mengomentari langsung buku-buku karya Menteri ESDM tersebut. Momen ini menjadi pengakuan atas perjalanan panjang Bahlil yang kini genap berusia setengah abad.
"Saya kira karier Beliau (Bahlil, red.), sepak terjang Beliau dapat menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda," kata Presiden Prabowo dalam sambutannya di atas panggung.
Meskipun mengaku belum mengenal Bahlil terlalu lama, Kepala Negara meyakini Bahlil sebagai sosok yang cerdas dan memiliki banyak kelebihan. Pujian tersebut disampaikan langsung di hadapan Bahlil dan para tamu undangan yang memenuhi lokasi acara.
Presiden Prabowo juga menyoroti kinerja Bahlil selama memimpin Kementerian ESDM. Ia menilai pengelolaan energi nasional berjalan dengan baik di tengah gejolak global yang melanda banyak negara.
"Menteri ESDM dan Pertamina bagus mengelola energi kita, kita bisa menjaga BBM yang disubsidi masih tidak kita naikkan, walau banyak negara lain sudah agak panik, Indonesia masih cool, masih tenang," ujar Prabowo memuji.
Sebelum Presiden Prabowo menyampaikan sambutan, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani lebih dulu memberikan pidato. Luhut mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bahlil yang merayakan usia 50 tahun.
"Selamat ulang tahun lagi yang ke-50 Pak Bahlil, setengah abad. Jadi, ini orang lain biasanya mulai pelan-pelan, Pak Bahlil telah menulis hampir 400 halaman. Saya kaget juga lihat jumlahnya," kata Luhut.
Luhut kemudian mengibaratkan energi kerja Bahlil seperti smelter yang tidak pernah berhenti beroperasi. "Tetapi, memang begitulah yang saya kenal mengenai Pak Bahlil. Orang yang kerja keras, energinya, Bapak Presiden, seperti smelter, jalan 24 jam tidak boleh berhenti. Kalau berhenti, harganya mahal," sambungnya.
Sepuluh buku yang diluncurkan hari ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi para birokrat, mahasiswa, pelaku usaha, akademisi, dan peneliti. Acara tersebut juga dihadiri Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad serta sejumlah pejabat tinggi negara lainnya.