Dua raksasa e-commerce AS, Amazon dan Woot, sedang menggelar obral iPhone 17 Pro dan Pro Max edisi rekondisi dengan potongan harga yang sulit ditolak. Di Amazon, seri iPhone 17 Pro dengan kapasitas 1TB dan 512GB mendapat diskon hingga $220 (sekitar Rp3,5 juta), sementara Woot memotong harga iPhone 17 Pro Max hingga $450 (sekitar Rp7,2 juta) untuk varian 2TB. Kedua platform menjanjikan kondisi perangkat yang nyaris seperti baru, namun dengan beberapa catatan penting.
Amazon menawarkan iPhone 17 Pro dalam label Renewed Premium, yang berarti perangkat telah lolos inspeksi ketat dan dijamin memiliki daya tahan baterai di atas 90 persen dari kapasitas asli. Ini lebih baik dibandingkan standar unit refurbished biasa yang hanya menyertakan garansi 90 hari tanpa jaminan baterai.
Berikut daftar harga yang tersedia di Amazon:
Setiap pembelian sudah termasuk garansi satu tahun dari Amazon. Varian warna yang tersedia adalah Cosmic Orange, Deep Blue, dan Silver untuk kedua kapasitas.
Berbeda dengan Amazon, Woot menjual iPhone 17 Pro Max dalam kondisi "pristine" — perangkat yang menurut klaim mereka belum pernah dipegang konsumen, melainkan hanya dipajang atau sebagai stok gudang. Setiap unit datang dengan stiker tes yang menunjukkan baterai 100 persen, namun dikemas dalam kotak hitam polos, bukan kemasan ritel Apple.
Harga iPhone 17 Pro Max di Woot:
Woot memberikan garansi vendor selama satu tahun, tetapi perangkat ini tidak memenuhi syarat untuk AppleCare. Artinya, jika ada kerusakan di luar garansi toko, perbaikan resmi Apple bisa menjadi mahal.
Selain iPhone, Woot juga menawarkan diskon untuk lini AirPods. AirPods Pro 3 dibanderol $200 (dari $249), AirPods Max 2 seharga $449 (dari $549), dan AirPods 4 generasi dasar $99 (dari $129). Khusus AirPods 4 dengan Active Noise Cancellation tersedia dalam dua opsi: baru $145 dan rekondisi premium $119.
Bagi pembeli di Indonesia, perlu diingat bahwa perangkat ini tidak mendukung garansi resmi Apple Indonesia. Diskon besar memang menggoda, tapi risiko servis dan kompatibilitas eSIM atau jaringan lokal tetap harus diperhitungkan sebelum memesan melalui jasa forwarder.