KENDARI — Ajang dua tahunan yang sebelumnya dikenal sebagai Pekan Olahraga dan Seni Perbankan (Porsebank) ini tahun 2026 mengalami perluasan. Kini melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta seluruh pelaku industri jasa keuangan di Sulawesi Tenggara, tidak hanya perbankan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sultra, Edwin Permadi, menyebut ada tiga tujuan utama penyelenggaraan Sultra Maimo dan Finspora 2026. Pertama, mendorong UMKM lewat penyediaan 50 booth kuliner yang terdiri atas 20 UMKM lokal dan 30 UMKM nasional.
Puluhan booth tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing pelaku usaha daerah hingga level nasional sekaligus berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain kuliner, pameran juga mencakup kopi dan wastra.
Sejumlah agenda strategis turut diramaikan dalam Sultra Maimo 2026. Di antaranya business matching, forum investasi, hingga fasilitasi ekspor bagi UMKM yang ingin menembus pasar mancanegara.
Tujuan kedua, mempercepat digitalisasi sistem pembayaran dengan mendorong transaksi nontunai melalui QRIS. BI mengajak masyarakat memanfaatkan berbagai program promosi perbankan dalam semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah.
Wali Kota Kendari mengapresiasi sinergi BI, OJK, dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Sultra yang menjadikan ibu kota provinsi sebagai pusat kegiatan berskala regional. Ia menilai kegiatan ini bukan sekadar promosi produk, tetapi juga menghadirkan inovasi pengelolaan sampah plastik yang mengedukasi masyarakat mengenai ekonomi sirkular.
“Pemerintah Kota Kendari berkomitmen terus mendorong UMKM agar mampu menembus pasar global, termasuk melalui rencana partisipasi pada pameran UMKM internasional di Tiongkok. Kami optimistis kegiatan ini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan PAD Kota Kendari yang hingga triwulan II tahun 2026 telah mencapai 51 persen,” ujar Siska.
UMKM disebutnya sebagai salah satu pilar utama ketahanan ekonomi daerah. Ia berharap sektor perbankan terus mendukung perluasan akses pasar bagi produk lokal.
Persaingan di lapangan mulai menunjukkan hasil. Bank Sultra mengoleksi tiga medali emas dari cabang badminton, tenis lapangan, dan Fun Run 5K putri. Dua medali perak diraih dari nomor Fun Run 5K putra serta lomba yel-yel.
Direktur Utama Bank Sultra sekaligus Ketua FKIJK Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan capaian awal ini buah dari kerja keras dan disiplin. Namun ia mengingatkan nilai utama ajang ini bukan sekadar medali.
“Capaian awal ini merupakan buah dari kerja keras, disiplin, serta semangat kebersamaan seluruh insan Bank Sultra. Namun, di luar persaingan meraih prestasi, nilai utama yang kita usung dalam Finspora 2026 ini adalah memelihara jiwa sportivitas, mempererat silaturahmi, serta memperkokoh kolaborasi antar lembaga jasa keuangan di Sulawesi Tenggara,” kata Andri.
Masyarakat dipersilakan mengunjungi The Park Kendari hingga 9 Agustus 2026 untuk mendukung produk UMKM lokal dan menyaksikan rangkaian kompetisi yang masih berlangsung.