SULAWESI TENGGARA — Android Auto telah menjadi andalan pengguna mobil yang ingin tetap terhubung tanpa mengganggu konsentrasi. Tapi seperti yang diakui oleh pengguna setia, beberapa fitur penting sering luput dari perhatian. Fitur-fitur tersebut tidak ditampilkan di permukaan, melainkan terkubur di dalam menu pengaturan atau bahkan tersembunyi di dashboard utama.
Secara default, Android Auto menampilkan baris pintasan aplikasi yang tetap. Namun banyak yang tidak tahu bahwa tata letak ini bisa disesuaikan. Pengguna dapat menambahkan, menghapus, atau mengurutkan ulang aplikasi favorit agar lebih mudah dijangkau saat mengemudi.
Cara mengaksesnya: buka menu Settings ? Customize launcher. Di sini Anda bisa mengatur hingga tiga baris ikon. Fitur ini membantu mengurangi gangguan karena tidak perlu lagi menggeser layar berulang kali mencari aplikasi.
Notifikasi dari aplikasi pesan atau media sosial sering membanjiri layar. Ternyata Android Auto memungkinkan pengguna memilih aplikasi mana yang boleh menampilkan notifikasi penuh, mana yang hanya sebagai badge, dan mana yang diblokir total.
Masuk ke Settings ? Notifications. Dari sini, atur prioritas aplikasi sesuai kebutuhan. Berkurangnya notifikasi yang tidak perlu berarti fokus berkendara tetap terjaga.
Fitur Dark Mode memang sudah ada sejak awal, tapi tidak semua tahu bahwa transisi antara siang dan malam bisa diatur secara otomatis berdasarkan waktu atau kondisi cahaya. Android Auto menyediakan opsi Auto yang menggunakan sensor cahaya mobil atau GPS untuk menentukan mode tampilan.
Bagi yang ingin lebih bebas, atur jadwal manual: Settings ? Display ? Auto night mode. Pilih Scheduled dan tentukan jam mulai/akhir. Ini mengurangi silau saat malam hari dan menghemat baterai ponsel.
Salah satu pengaturan paling tersembunyi adalah Developer mode. Dengan mengaktifkannya, pengguna bisa mengizinkan aplikasi apa pun – termasuk yang tidak resmi dirancang untuk Android Auto – untuk ditampilkan di layar mobil.
Cara aktivasi: buka Settings ? Version, lalu ketuk tulisan "About Android Auto" sebanyak 7–10 kali hingga muncul notifikasi. Setelah itu, masuk ke menu Developer settings dan aktifkan Add unknown apps. Fitur ini berguna untuk menjalankan aplikasi navigasi alternatif atau pemutar media khusus, namun perlu diingat risiko stabilitas dan keamanan.
Keempat pengaturan di atas sering terlewat karena letaknya tidak langsung terlihat. Padahal, investasi waktu lima menit untuk menjelajahi menu bisa meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara. Untuk pengguna Android Auto di Indonesia, fitur-fitur ini sudah tersedia tanpa perlu root atau modifikasi tambahan.
Apakah Anda sudah mencoba semua pengaturan di atas? Jika belum, coba periksa ponsel Anda sebelum perjalanan berikutnya.