Proses pemilihan dimulai dengan seleksi wawancara mendalam terhadap 12 pasangan peserta dari BPR Bahteramas se-Sultra. Pada malam grand final, dewan juri kemudian memilih tujuh besar putra dan tujuh besar putri yang berhak melaju ke tahap berikutnya.
Tujuh besar putra berasal dari BPR Bahteramas Konawe, Kendari, Kolaka, Kolaka Utara, Konawe Utara, Baubau, dan Buton Utara. Sementara tujuh besar putri diisi perwakilan dari Konawe, Kendari, Konawe Selatan, Kolaka, Konawe Utara, Kolaka Utara, dan Bombana.
Pada babak tujuh besar, seluruh finalis putra dan putri menjawab pertanyaan dewan juri dengan mengambil nomor soal secara acak dari kotak yang telah disiapkan panitia. Hasilnya, terpilih tiga besar putra: Ibra Yuda Pratama (Konawe), Deno Rinambo (Kendari), dan Didin Praginanta (Kolaka Utara).
Sementara tiga besar putri terdiri atas Vira Arianti Pratiwi (Kendari), Rita Puspayanti (Konawe Selatan), dan Fany Sepovic (Konawe Utara). Di babak ini, semua finalis mendapat pertanyaan yang sama dan masing-masing diberi waktu dua menit untuk menyampaikan jawaban. Para peserta menampilkan kemampuan terbaik di hadapan dewan juri.
Berdasarkan penilaian akhir, Deno Rinambo dari BPR Bahteramas Kendari dan Rita Puspayanti dari BPR Bahteramas Konawe Selatan resmi menyandang gelar Putra dan Putri BPR Sultra 2026. Posisi runner-up diraih Ibra Yuda Pratama (Konawe) dan Vira Arianti Pratiwi (Kendari). Peringkat ketiga ditempati Didin Praginanta (Kolaka Utara) dan Fany Sepovic (Konawe Utara).
Ketua Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sultra, Ahmat, mengatakan pemilihan Putra-Putri BPR merupakan komitmen BPR dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. “Mereka diharapkan menjadi garda terdepan membangun dan memperkuat citra positif BPR di tengah masyarakat,” ujar Ahmat.
Grand final turut dihadiri Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha, Ketua DPRD Kabupaten Bombana Iskandar, serta jajaran direksi, komisaris, dan insan BPR se-Sulawesi Tenggara.