SULAWESI TENGGARA — Microsoft diam-diam menambahkan pilihan baru untuk tombol Copilot di Windows 11. Dalam preview build terbaru yang bocor, pengguna bisa meremap tombol yang sebelumnya memanggil asisten AI Copilot menjadi tombol yang tidak melakukan apa pun. Opsi ini terlihat oleh pembocor akrab PhantomOfEarth di platform X, dan dilaporkan oleh Windows Latest.
Selama ini, pengguna Windows 11 hanya bisa meremap tombol Copilot menjadi dua opsi: Right Ctrl (kembali ke fungsi tombol yang digantikan) atau context menu (klik kanan). Kini, daftar pilihan bertambah dengan satu opsi baru: “Do nothing”.
Tombol Copilot secara default memang memanggil antarmuka asisten AI Microsoft. Namun tidak semua pengguna menyukainya, apalagi jika tombol tersebut sering tertekan tanpa sengaja. Dengan opsi “Do nothing”, tombol itu menjadi seonggok plastik yang tidak bereaksi apa pun saat ditekan.
Opsi ini jelas ditujukan bagi pengguna yang merasa tombol Copilot mengganggu, namun belum memutuskan ingin meremap ke fungsi lain. Daripada terus-menerus tidak sengaja membuka Copilot, mereka bisa menyetelnya menjadi tidak aktif sementara.
Bagi yang ingin langsung produktif, Microsoft juga sebelumnya sudah menyediakan opsi remap ke Right Ctrl atau context menu. Namun opsi “Do nothing” memberikan jeda: pengguna bisa mematikannya dulu, lalu pelan-pelan menentukan fungsi pengganti yang paling cocok.
Fitur ini masih dalam tahap pengujian di Windows 11 preview build. Belum ada tanggal pasti kapan akan dirilis ke publik. Namun, Microsoft diketahui kerap menambahkan opsi seperti ini ke dalam update stabil setelah beberapa siklus uji coba.
Jika tidak sabar menunggu, ada jalan pintas. Microsoft PowerToys — aplikasi utilitas gratis dari Microsoft — sudah memiliki fitur Keyboard Manager yang bisa meremap hampir semua tombol, termasuk tombol Copilot. Caranya: unduh PowerToys, buka Keyboard Manager, lalu pilih remap key. Ini solusi instan tanpa harus menunggu update Windows.
Saat pertama kali diperkenalkan, Microsoft menjuluki tombol Copilot sebagai “perubahan terbesar pada keyboard dalam 30 tahun terakhir” — sejajar dengan kehadiran tombol Windows. Bahkan dalam materi promosi, tombol ini disebut sebagai “tombol yang bisa menekan untuk memperbaiki segalanya”.
Kini, tombol yang sama bisa disetel untuk tidak memperbaiki apa pun. Ironi ini tidak luput dari perhatian komunitas. Bagi yang sejak awal skeptis, opsi “Do nothing” seolah menjadi pengakuan bahwa tombol Copilot memang tidak selalu dibutuhkan.
Di sisi lain, bagi pengguna yang sudah terbiasa menggunakan asisten AI, opsi ini tidak relevan. Mereka tetap bisa membiarkan tombol Copilot bekerja seperti biasa. Intinya, Microsoft memberikan fleksibilitas penuh: dari sangat berguna hingga benar-benar tidak berguna.
Opsi remap “Do nothing” untuk tombol Copilot adalah sinyal bahwa Microsoft mulai mendengarkan keluhan pengguna. Tidak semua orang menginginkan tombol khusus untuk AI di keyboard mereka. Dengan adanya pilihan ini, Windows 11 menjadi lebih ramah bagi mereka yang ingin keyboard tetap sederhana.
Fitur ini masih dalam tahap uji coba, namun bagi yang membutuhkan solusi saat ini, PowerToys tetap menjadi andalan. Tunggu saja update resmi dari Microsoft dalam beberapa bulan ke depan.