Pencarian

Asap Tipis Selimuti Langit Kendari, BMKG Catat 304 Titik Panas di Sultra dan 7 Daerah Terdampak

Jumat, 09 Oktober 2026 • 16:01:31 WIB
Asap Tipis Selimuti Langit Kendari, BMKG Catat 304 Titik Panas di Sultra dan 7 Daerah Terdampak
Asap tipis terpantau menyelimuti langit Kendari berdasarkan pemantauan citra satelit.

KENDARI — Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, menyebut sebaran asap di Kota Baubau, Buton Tengah, Buton Selatan, Buton, Buton Utara, Wakatobi, dan Muna terpantau lewat citra satelit Himawari-9. Pemantauan itu memperlihatkan asap tidak hanya bersumber dari kebakaran lahan di dalam wilayah Sultra.

“Sebaran asap yang terjadi di Sultra bukan hanya disebabkan dari kebakaran lahan dari wilayah Sultra, tetapi juga dari luar wilayah Sultra yakni dari Papua Selatan, Maluku, dan Kalimantan,” kata Habibie, Kamis (8/10).

Konawe Penyumbang Titik Panas Terbanyak

Laporan BMKG hingga Rabu (7/10) mencatat 304 titik panas di Sultra. Rinciannya, 220 titik dengan tingkat kepercayaan menengah, 50 titik kepercayaan rendah, dan 34 titik kepercayaan tinggi.

Konawe menempati posisi teratas dengan 66 titik panas. Muna menyusul dengan 51 titik, lalu Buton Utara dengan 47 titik.

Sebaran titik panas itu menjelaskan mengapa asap tetap terlihat di Kendari meski kebakaran lahan di sekitar kota tidak besar. Angin membawa partikel dari daerah lain, termasuk dari luar provinsi.

Kelompok Rentan Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

BMKG mengimbau warga memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan memperbanyak konsumsi air putih. Jendela rumah diminta ditutup ketika kondisi asap mulai pekat.

Balita, lanjut usia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Langkah itu untuk meminimalkan paparan asap yang bisa memperburuk kondisi kesehatan mereka.

Jarak Pandang Transportasi Laut dan Udara Jadi Perhatian

Penurunan jarak pandang perlu diwaspadai pengguna transportasi laut dan udara. BMKG mengingatkan masyarakat berhati-hati ketika jarak pandang turun signifikan.

Penerbangan dan pelayaran di wilayah Sultra bergantung pada visibilitas. Kabut asap yang menebal bisa memaksa penundaan jadwal atau pengalihan rute.

Warga Kendari dan daerah terdampak lainnya diimbau memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG. Perubahan arah angin dan hujan lokal akan menentukan apakah asap makin tipis atau justru menebal dalam beberapa hari ke depan.

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kendariinfo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks