KONAWE — Rapat pemantapan yang digelar Kamis malam (8/10/2026) menyepakati sejumlah hal teknis menjelang bergulirnya Sampara Raya Cup 1. Nuryadin Tombili, yang juga putra asli Sampara Raya, menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan agar turnamen berjalan sesuai tujuan awal.
Delapan kecamatan tercatat sebagai peserta: Sampara, Besulutu, Morosi, Anggalomoare, Bondoala, Soropia, Lalunggasumeeto, dan Kapoiala. Seluruhnya tergabung dalam rumpun keluarga besar Sampara Raya.
Bukan Ajang Politik, Murni Silaturahmi Warga
Panitia bersama masyarakat menegaskan Sampara Raya Cup 1 tidak membawa tendensi politik apa pun. Kegiatan ini diposisikan sebagai ruang mempertemukan warga dari berbagai kecamatan melalui olahraga sepak bola.
Rapat pemantapan juga menjadi momentum memperkuat kekompakan antara panitia dan masyarakat. Seluruh pihak diharapkan tetap solid menyukseskan turnamen yang digelar di akhir Oktober 2026.
Bupati dan Wabup Dijadwalkan Hadir Buka Turnamen
Nuryadin mengungkapkan dirinya telah berkoordinasi dengan Bupati Konawe Yusran Akbar dan Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim. Keduanya direncanakan hadir sekaligus membuka secara resmi Sampara Raya Cup 1.
"Jika tidak ada halangan, Bupati dan Wabup Konawe bakal hadir dan membuka langsung Sampara Raya Cup 1. Kehadiran pimpinan daerah tentu menjadi bentuk dukungan terhadap semangat kebersamaan masyarakat," ujar Nuryadin.
Delapan Kecamatan Terlibat, Targetkan Persatuan Warga
Turnamen ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat memperkuat hubungan kekeluargaan. Selain kompetisi sepak bola, panitia ingin kegiatan ini menumbuhkan semangat gotong royong antarwarga.
Persiapan yang terus dimatangkan bersama dukungan panitia dan masyarakat membuat Sampara Raya Cup 1 diharapkan tidak sekadar menjadi kompetisi. Turnamen ini diproyeksikan jadi wadah mempererat persaudaraan masyarakat Sampara Raya.