Pencarian

BMKG Kendari Imbau Warga Sultra Pakai Masker, Asap Kiriman Karhutla Papua-Maluku Selimuti 17 Daerah Tiga Hari ke Depan

Minggu, 04 Oktober 2026 • 06:03:31 WIB
BMKG Kendari Imbau Warga Sultra Pakai Masker, Asap Kiriman Karhutla Papua-Maluku Selimuti 17 Daerah Tiga Hari ke Depan
Petugas BMKG Kendari memantau citra satelit untuk mendeteksi sebaran asap di wilayah Sulawesi Tenggara.

KENDARI — Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Kendari, Heri Purnomo, menyatakan peringatan dini tersebut dikeluarkan setelah pihaknya mengamati asap tipis yang bertahan di langit Sultra selama sepekan terakhir. Kondisi paling pekat tercatat pada 3 Oktober 2026 di wilayah Kendari dan sekitarnya, ketika jarak pandang pagi hari turun hingga kurang dari lima kilometer.

Hasil observasi BMKG menunjukkan jarak pandang horizontal di sejumlah wilayah Sultra umumnya berada di kisaran delapan hingga sembilan kilometer sepanjang sepekan terakhir. Pemantauan kualitas udara berbasis konsentrasi PM2.5 di Kota Kendari memperlihatkan indikasi kategori sedang pada dini hari hingga sore, lalu membaik pada sore menuju malam.

"Pola ini diperkirakan masih akan berulang dalam beberapa hari ke depan," ujar Heri saat dihubungi di Kendari, Sabtu.

Asap Kiriman dari Karhutla Papua Selatan dan Maluku

Analisis arah angin yang bertiup dari timur hingga timur laut, ditambah pemantauan Citra Satelit Himawari-9, mengarah pada kesimpulan bahwa sebaran asap di Sultra berasal dari luar wilayah. Sumber utamanya adalah paparan kebakaran hutan dan lahan di Papua Selatan dan Maluku.

Di dalam wilayah Sultra sendiri, BMKG mendeteksi 105 titik panas dengan sebaran terbanyak di Kabupaten Bombana. Temuan itu menambah beban kualitas udara yang sudah terdampak asap kiriman dari dua provinsi tetangga.

17 Daerah Berpotensi Diselimuti Asap Kategori Sedang

Prakiraan tiga hari ke depan menyebut potensi asap kategori sedang melingkupi Kota Kendari, Konawe Kepulauan, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara, Bombana, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Muna, Muna Barat, Kota Baubau, Buton, Buton Utara, Buton Selatan, Buton Tengah, hingga Wakatobi.

Warga diminta memperbanyak konsumsi air putih dan menutup jendela rumah jika asap mulai terasa pekat. Kelompok rentan — anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan — disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah.

Pengguna Jalan hingga Penerbangan Diminta Waspada

Penurunan jarak pandang berisiko mengganggu keselamatan, sehingga kewaspadaan ekstra diminta bagi pengguna jalan, transportasi laut, dan penerbangan. BMKG meminta masyarakat memantau pembaruan informasi cuaca dan kondisi atmosfer melalui kanal resmi Info BMKG Sultra, akun Instagram @bmkgmaritimkendari, aplikasi Info BMKG, maupun layanan WhatsApp BMKG Sultra di nomor 0811-4005-929.

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks