Pencarian

Pajak Mobil Malaysia Cuma Rp 87 Ribu untuk Mesin 1.000 cc, Ini Hitungannya

Kamis, 17 September 2026 • 13:33:01 WIB
Pajak Mobil Malaysia Cuma Rp 87 Ribu untuk Mesin 1.000 cc, Ini Hitungannya

SULAWESI TENGGARA — Pajak kendaraan bermotor di Malaysia ditetapkan berdasarkan kapasitas mesin, bukan nilai jual seperti di Indonesia. Untuk mobil bermesin 1.000 cc, pemilik hanya membayar sekitar 20 ringgit atau setara Rp 87 ribu per tahun. Perbandingannya dengan Indonesia sangat jauh, di mana Kijang Innova Zenix di Jakarta saja pajak tahunannya mulai Rp 7 jutaan.

Perbedaan sistem perpajakan kendaraan antara Indonesia dan Malaysia menghasilkan selisih biaya yang signifikan untuk model yang sama. Di Malaysia, dasar pengenaan pajak adalah kapasitas mesin, sementara Indonesia memakai nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) yang diperbarui setiap tahun melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri.

NJKB sendiri merupakan harga pasaran umum suatu kendaraan yang dihitung dari rata-rata berbagai sumber data akurat. Angka NJKB tiap tahun sudah tercantum dalam lampiran peraturan, sehingga perhitungan pajak tinggal merujuk ke dokumen tersebut.

NJKB dan SWDKLLJ Jadi Komponen Pajak di Indonesia

Selain NJKB, pemilik kendaraan di Indonesia juga dikenai tarif pajak provinsi dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ). Seluruh komponen itu dijumlahkan dan wajib dibayar setiap tahun.

Sebagai gambaran, Kijang Innova Zenix di wilayah Jakarta untuk kendaraan pertama dikenai pajak mulai Rp 7 jutaan. Angka itu belum termasuk biaya lain yang mungkin berlaku di daerah berbeda.

Tarif Pajak Malaysia Berdasarkan Kapasitas Mesin

Malaysia memakai pendekatan berbeda. Pajak tahunan dihitung dari besaran cc mesin, sehingga kendaraan bermesin kecil membayar jauh lebih murah. Untuk kategori SUV, MPV, pick-up, dan sejenisnya, berikut rincian tarifnya:

  • Mesin 1.000 cc: sekitar 20 ringgit per tahun atau setara Rp 87 ribuan
  • Mesin 1.329 cc: 100 ringgit per tahun atau sekitar Rp 437 ribuan
  • Mesin 1.499 cc: 120 ringgit per tahun atau sekitar Rp 520 ribuan
  • Mesin 3.500 cc: 2.440 ringgit per tahun atau sekitar Rp 10 jutaan

Khusus kategori sedan, tarifnya sedikit berbeda meski tetap mengacu pada kapasitas mesin. Sedan 1.000 cc dikenai 20 ringgit per tahun, sedan 1.329 cc sebesar 70 ringgit per tahun, dan sedan 1.499 cc sebesar 90 ringgit per tahun.

Tarif tertinggi untuk sedan berlaku pada mesin 3.500 cc, yakni 4.380 ringgit per tahun atau sekitar Rp 19 jutaan. Angka ini hampir dua kali lipat tarif kategori SUV, MPV, dan pick-up dengan kapasitas mesin sama.

Asuransi Wajib Jadi Biaya Tambahan Tiap Tahun

Meski pajak tahunannya lebih ringan, pemilik mobil di Malaysia tetap diwajibkan membayar asuransi setiap tahun. Besaran premi asuransi bergantung pada model mobil dan tahun kepemilikan kendaraan tersebut.

Biaya asuransi ini menjadi komponen yang tidak bisa diabaikan dalam menghitung total pengeluaran tahunan. Untuk kendaraan yang lebih tua atau model tertentu, premi bisa berbeda cukup jauh dibanding unit baru.

Mengapa Sistem Kedua Negara Berbeda

Indonesia memakai NJKB karena ingin mengaitkan pajak dengan nilai pasar kendaraan, sehingga mobil mewah dengan harga jual tinggi otomatis membayar lebih besar. Sistem ini juga memberi ruang bagi pemerintah daerah untuk menetapkan tarif provinsi masing-masing.

Malaysia memilih kapasitas mesin sebagai dasar karena lebih sederhana dan mudah diverifikasi. Dampaknya, mobil dengan harga jual tinggi tapi mesin kecil tetap dikenai pajak rendah, sementara mobil bermesin besar dikenai tarif progresif yang tajam.

Bagi konsumen Indonesia yang membandingkan biaya kepemilikan, selisih pajak tahunan ini menjadi salah satu faktor yang membuat total cost of ownership di Malaysia terlihat lebih ringan, terutama untuk kendaraan bermesin di bawah 1.500 cc.

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: oto.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks