SULAWESI TENGGARA — Memilih susu formula untuk si Kecil sering bikin ibu bimbang di rak supermarket, karena semua kemasan menjanjikan nutrisi terbaik. Padahal membaca tabel nutrisi saja belum cukup—ibu juga perlu tahu dari mana susu berasal dan bagaimana prosesnya. Berikut hal-hal penting soal transparansi susu formula yang perlu diketahui.
Rasa bimbang saat memilih susu formula di rak supermarket memang wajar. Semua kemasan menawarkan janji nutrisi terbaik, tetapi informasi di label belum tentu menjawab pertanyaan paling dasar: dari mana susu ini berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga sampai ke gelas anak?
AceKid menggelar kampanye #CekTransparansiAceKid dengan mengajak lebih dari 30 ibu, figur publik, dan ahli meninjau langsung peternakan serta fasilitas produksi FEIHE di Qiqihar dan Smart Factory di Harbin, Cina. Perjalanan bernama Ace Fresh Journey ini memperlihatkan rantai produksi susu dari hulu ke hilir.
Mengapa Ibu Perlu Melihat Lebih dari Sekadar Klaim Kemasan
Lucky Zheng, Marketing Director FEIHE AceKid Indonesia, menyatakan bahwa orangtua perlu mengetahui asal sumber susu dan cara kualitasnya dijaga, bukan hanya informasi nutrisi pada kemasan.
"Melalui Ace Fresh Journey, kami memperlihatkan proses tersebut secara langsung dari peternakan hingga menjadi susu formula. Dengan transparansi ini, kami berharap orangtua dapat lebih yakin terhadap kualitas dan keamanan produk sekaligus melihat secara nyata makna 'Dari Susu Segar, Nutrisi Lebih Baik'," ujarnya.
Perjalanan Susu Sejak dari Peternakan
FEIHE AceKid memiliki 15 peternakan mandiri dengan sekitar 150.000 ekor sapi di kawasan Golden Milk Source 47° Lintang Utara. Proses pemerahan dilakukan otomatis dan terjadwal, tanpa campur tangan manual yang berisiko menurunkan higienitas.
Setelah diperah, susu segar langsung didinginkan pada suhu 0–4°C dan dikirim ke fasilitas produksi dalam waktu sekitar dua jam. Susu segar yang dihasilkan diklaim memiliki jumlah bakteri 20 kali lebih rendah dibandingkan standar Uni Eropa.
Denny Sumargo, Brand Ambassador AceKid, mengaku belum pernah benar-benar memikirkan sejauh mana sumber susu dan proses produksinya perlu diketahui orangtua. Setelah melihat langsung prosesnya, ia mendapat perspektif baru.
"Setelah melihat langsung peternakan sampai proses produksinya, saya baru memahami bahwa dari mana sumber susu berasal dan bagaimana kualitasnya dijaga ternyata sama pentingnya. Keterbukaan seperti ini membuat kita sebagai orangtua bisa memahami produk dengan lebih lengkap dan lebih yakin dalam menentukan pilihan untuk anak," ujarnya.
Pengalaman Ibu yang Ikut Meninjau Langsung
Hal serupa dirasakan Ryana Dea, aktris sekaligus ibu. Sebelumnya ia belum pernah melihat langsung bagaimana kualitas susu dijaga sejak dari peternakan. Setelah mengikuti perjalanan tersebut, ia mengetahui bahwa kualitas susu diperhatikan sejak dari lingkungan peternakan, kesehatan sapi, pakan, hingga proses pemerahan.
"Saya jadi semakin paham kenapa mengetahui sumber susu juga penting bagi orangtua. Apalagi setelah rutin memberikan AceKid, dari pengalaman pribadi saya anak terasa lebih nyaman dan tidak lagi sering rewel karena kembung setelah minum susu," katanya.
25 Tahap Produksi dan 411 Pemeriksaan Kualitas
Susu segar yang sudah diperah diproses dengan teknologi One-Step Fresh Process di Smart Factory FEIHE AceKid. Teknologi ini berfungsi mempertahankan nutrisi alami dari susu segar.
Setiap batch produk harus melewati 25 tahapan proses produksi dan 411 pemeriksaan kualitas sebelum siap dikonsumsi si Kecil. Merek FEIHE sendiri memiliki pengalaman lebih dari 64 tahun dengan rekam jejak zero food safety accident.
Antik Arifani, konten kreator yang juga seorang ibu, mengaku selama ini tidak pernah benar-benar melihat bagaimana susu diproses sampai menjadi formula yang diminum anaknya. Melalui kunjungan ke Smart Factory, ia bisa memahami tahapan yang selama ini hanya ia baca di kemasan.
QR Code untuk Menelusuri Asal Produk
Kemasan AceKid dilengkapi QR code yang bisa dipindai untuk menelusuri sumber dan proses produk. Fitur ini memudahkan ibu memverifikasi informasi secara mandiri, tanpa harus bergantung pada klaim iklan.
Perusahaan juga menegaskan bahwa ASI tetap merupakan nutrisi terbaik bagi bayi. Susu formula perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anak dan dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan.
Yang Perlu Ibu Perhatikan Sebelum Memilih Susu Formula
Beberapa hal yang bisa jadi pertimbangan: cek asal peternakan dan proses pengolahan, pastikan ada mekanisme pelacakan produk, dan konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi anak. Jika si Kecil menunjukkan reaksi seperti kembung, ruam, atau diare setelah minum susu tertentu, segera hentikan dan konsultasikan ke tenaga kesehatan.
Transparansi produsen soal asal-usul dan proses produksi membantu ibu mengambil keputusan yang lebih tenang. Dengan informasi lengkap, ibu bisa memilih susu formula yang sesuai kebutuhan anak tanpa rasa ragu.