Pencarian

Pemkab Konawe Selatan dan Barantin Uji Sampel Darah Ternak Warga Wolasi, Deteksi Dini TBC Hewan

Rabu, 16 September 2026 • 07:56:31 WIB
Pemkab Konawe Selatan dan Barantin Uji Sampel Darah Ternak Warga Wolasi, Deteksi Dini TBC Hewan
Petugas mengambil sampel darah ternak milik warga di kawasan Wolasi, Konawe Selatan.

Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan bersama Badan Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Barantin) mengambil sampel darah ternak milik warga di kawasan Wolasi untuk mendeteksi potensi penyebaran Tuberkulosis (TBC) pada hewan. Sampel yang terkumpul akan diuji di laboratorium sesuai prosedur standar guna memastikan status kesehatan ternak di wilayah itu. Langkah ini disebut sebagai bagian dari penguatan pertahanan kesehatan hewan sekaligus deteksi dini risiko wabah.

KENDARI — Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Konawe Selatan, Irwan Hasanuddin Silondae, menyatakan pengambilan sampel darah itu merupakan bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan Barantin dalam pemantauan kesehatan hewan.

Menurut dia, seluruh sampel yang diambil dari sejumlah ternak milik warga akan segera diuji di laboratorium sesuai kriteria dan prosedur standar. Pengujian itu untuk memastikan status kesehatan hewan ternak di kawasan Wolasi tetap prima, aman, dan terbebas dari ancaman wabah penyakit.

Mengapa Pengawasan Berkala Penting bagi Peternak Wolasi

Irwan menekankan pengawasan berkala secara konsisten sangat penting untuk menjaga kualitas, ketahanan, serta tingkat produktivitas peternakan lokal tetap optimal. Melalui pengambilan sampel dan pemeriksaan berkala, pemerintah bisa memperoleh gambaran kondisi kesehatan ternak secara menyeluruh sekaligus melakukan deteksi dini terhadap risiko penyakit.

"Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi yang sangat positif antara pemerintah daerah dan Barantin dalam pemantauan kesehatan hewan," ujar Irwan Hasanuddin.

Imbauan ke Peternak: Jaga Kebersihan Kandang dan Laporkan Ternak Sakit

Selain pengambilan sampel, Irwan mengapresiasi semangat para peternak di wilayah tersebut. Ia mengimbau masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan kandang dan menerapkan sistem biosecurity secara disiplin.

Peternak juga diminta segera melaporkan ke petugas lapangan jika menemukan indikasi ternak yang sakit. Pelaporan cepat dinilai membantu pemerintah memetakan kondisi kesehatan hewan di tingkat peternakan warga.

"Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan optimis bahwa melalui kolaborasi yang harmonis ini, kawasan Konsel mampu mewujudkan ekosistem peternakan yang sehat, mandiri, dan semakin produktif demi meningkatkan kesejahteraan ekonomi seluruh masyarakat," tambah Irwan Hasanuddin.

Langkah Lanjutan Setelah Sampel Diuji

Hasil pengujian laboratorium akan menjadi dasar pemerintah daerah menentukan langkah penanganan berikutnya. Jika ditemukan indikasi penyakit, Disnakkeswan bersama Barantin dapat menyiapkan tindakan pengendalian sesuai prosedur yang berlaku.

Kolaborasi lintas instansi ini menyasar kawasan Wolasi sebagai salah satu sentra peternakan di Konawe Selatan. Pemerintah berharap pemantauan rutin menjaga kepercayaan pasar terhadap ternak lokal sekaligus melindungi sumber penghidupan peternak.

Follow www.inisultra.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultra.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks