Reses Anggota DPRD Sultra Abdul Halik di Konsel, Ini 5 Usulan Warga dari Nelayan hingga UMKM

Penulis: Toni Haryadi  •  Senin, 12 Oktober 2026 | 16:01:37 WIB
Anggota DPRD Sultra Abdul Halik menjaring aspirasi warga dalam reses di tiga titik wilayah Konawe Selatan.

KENDARI — Reses yang digelar di tiga titik wilayah Konawe Selatan itu menjaring keluhan langsung dari warga yang menggantungkan hidup pada sektor kelautan, pertanian, dan usaha rumahan. Abdul Halik mengatakan usulan yang masuk akan menjadi perhatian serius untuk diperjuangkan ke pemerintah daerah. Pernyataan itu disampaikannya saat ditemui di Kantor DPRD Sultra, Senin (12/10/2026).

Nelayan Teluk Kolono Butuh Speed dan Alat Tangkap Ramah Lingkungan

Di sektor kelautan, nelayan kawasan Teluk Kolono dan pesisir Konsel menyampaikan kebutuhan mendesak akan perlengkapan penangkapan ikan yang ramah lingkungan. Mereka juga meminta alat tangkap seperti bagan apung, pukat, dan sero, serta perahu nelayan.

“Yang dia butuhkan adalah yang pertama speed untuk pengawasan area tangkap mereka supaya tidak terjadi pengeboman dari luar daerah,” ujar Abdul Halik.

Selain alat tangkap, warga pesisir mendorong adanya fasilitas pabrik es mini di setiap kecamatan pesisir. Tujuannya menjaga kualitas hasil tangkapan agar tidak cepat rusak saat diangkut ke kota.

“Selama ini kan esnya diimpor dari kota, paling tidak yang dia pakai es batu di kulkas biasa dan ketahanannya tidak terlalu lama,” tambahnya.

Traktor Mini hingga Pompa Air Jadi Prioritas Petani Konsel

Aspirasi dari sektor pertanian dan perkebunan mendominasi usulan warga. Para petani mengajukan bantuan traktor mini untuk lahan kering, jonder untuk persawahan, dan mesin pompa air yang diandalkan pada musim kemarau.

Abdul Halik menekankan agar bantuan pupuk dan bibit gratis diserahkan sebelum musim panen tiba. Menurutnya, keterlambatan penyaluran membuat bantuan tidak lagi tepat guna bagi petani.

“Diharapkan dia hadir sebelum masa panen… jangan sudah menanam baru datang pupuknya, bibitnya, Pak, ya terlambat,” tegas Sekretaris DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Sultra ini.

UMKM Minta Alat Produksi, Pemerintah Diminta Dampingi Pemasaran

Pelaku UMKM di wilayah reses turut menyuarakan kebutuhan alat produksi penunjang ekonomi rumah tangga. Usulan yang muncul mencakup industri pengolahan sagu higienis hingga mesin-mesin jahit.

Abdul Halik mengingatkan agar pemerintah tidak berhenti pada pemberian bantuan alat. Pendampingan pemasaran dinilai sama pentingnya agar produk warga terserap pasar.

“Untuk apa juga hasilnya banyak, tapi pemerintah tidak mendampingi melalui perusahaan daerahnya misalnya, atau kadinnya, bagaimana pemasaran itu bisa terjadi,” pungkasnya.

Reses Masa Sidang Ketiga, Usulan Warga Menunggu Tindak Lanjut

Agenda reses masa sidang ketiga tahun 2025-2026 membawa Abdul Halik menyusuri tiga desa dalam dua kecamatan. Usulan warga dari tiga titik itu kini menunggu pembahasan lebih lanjut di tingkat pemerintah daerah.

Anggota DPRD Sultra dari daerah pemilihan Konsel ini menyatakan komitmen memperjuangkan aspirasi tersebut. Warga berharap usulan alat tangkap, bantuan pertanian, dan pendampingan UMKM tidak berhenti di tingkat penjaringan aspirasi.

Reporter: Toni Haryadi
Sumber: corongsultra.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top