KONAWE — Kapolsek Routa Iptu Fahri L., S.H., bersama personel kepolisian, masyarakat, dan tim pemadam kebakaran PT SCM mengerahkan upaya gabungan untuk memadamkan kebakaran yang menyebar cepat ke arah kawasan perkantoran pemerintah. Koordinasi dilakukan sejak malam kejadian, begitu api dilaporkan meluas mendekati fasilitas pelayanan publik.
Permintaan bantuan disampaikan langsung kepada pihak PT SCM. Perusahaan merespons dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran beserta 15 personel ke lokasi.
Kobaran api dilaporkan mendekati tiga gedung pelayanan dalam waktu bersamaan: Kantor Camat Routa, Puskesmas Routa, dan Kantor Urusan Agama (KUA) Routa. Ketiganya berada dalam radius yang cukup dekat dengan titik api di Desa Parudongka.
Personel Polsek Routa, warga, dan tim pemadam PT SCM bekerja bersama melakukan pemadaman sekaligus pemantauan agar api tidak menjangkau kawasan perkantoran. Api di area yang dapat dijangkau berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.00 Wita, Senin (12/10/2026) dini hari.
Meski api di area yang dapat dijangkau sudah dikendalikan, sejumlah titik di kawasan atas gunung masih belum sepenuhnya padam. Kondisi medan yang sulit diakses menjadi kendala utama dalam proses pemadaman lanjutan.
Berdasarkan pendataan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 30 hektare. Penyebab kebakaran masih belum dipastikan dan memerlukan pendalaman lebih lanjut.
Pasca-pemadaman, Polsek Routa bersama masyarakat dan tim pemadam PT SCM melanjutkan patroli serta pemantauan di sejumlah titik. Langkah ini untuk mengantisipasi munculnya kembali api dan mencegah kebakaran meluas ke lahan masyarakat, kawasan permukiman, maupun fasilitas umum.
Kapolsek Routa mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan. Warga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan serta menghindari pembukaan lahan dengan cara membakar.
Koordinasi dengan pihak perusahaan terus dilakukan agar dukungan tim pemadam dapat disiagakan sementara di Kecamatan Routa. Langkah ini sebagai antisipasi terhadap kemungkinan kebakaran susulan.
Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kepulan asap di kawasan rawan kebakaran agar dapat ditangani sedini mungkin.