SULAWESI TENGGARA — Pemerintah Provinsi Bengkulu mengebut verifikasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebelum koperasi beroperasi. Dari target 733 unit bangunan, 607 di antaranya sudah berdiri dan 236 koperasi masuk daftar verifikasi tahap awal.
Pemprov Bengkulu tengah menuntaskan pembangunan sekaligus menyiapkan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Berikut rincian progresnya berdasarkan keterangan Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.
Herwan menyebut pembangunan 607 unit bangunan koperasi telah selesai 100 persen. Angka itu diambil dari total target 733 unit bangunan yang dicanangkan pada 2026. Progres ini jadi modal utama sebelum koperasi mulai beraktivitas.
Dari sisa target, 124 unit bangunan masih berjalan pengerjaannya. Pemerintah berharap seluruh proses konstruksi bisa segera dituntaskan. Dua unit lainnya belum terjelaskan status penyelesaiannya berdasarkan rincian yang ada.
Sebanyak 236 koperasi ditargetkan masuk verifikasi dan validasi tahap pertama. Tahapan ini jadi pintu masuk sebelum koperasi diizinkan beroperasi. Verifikasi menyasar kesiapan teknis setiap unit.
Verifikasi dan validasi diperlukan agar setiap koperasi memenuhi persyaratan teknis sebelum menjalankan aktivitasnya. Pemerintah tidak ingin koperasi beroperasi tanpa kelengkapan administratif dan operasional. Karena itu, proses ini dipercepat di tingkat provinsi.
"Dari total target 733 koperasi, sebanyak 607 sudah selesai. Sisanya masih berproses dan kami berharap bisa segera dituntaskan. Mudah-mudahan secepatnya kita akan verifikasi 236 untuk tahap awal," ujar Herwan.
Dari 733 unit yang ditargetkan, 607 bangunan sudah berdiri dan 236 koperasi bersiap masuk verifikasi awal. Sisa pekerjaan ada di 124 unit yang masih berproses.