KENDARI — Beasiswa Stimulan Sultra Cerdas (BSSC) 2026 menyasar mahasiswa yang masih berstatus aktif di perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun luar Sulawesi Tenggara. Pemprov Sultra menegaskan bantuan ini bersifat stimulan, sehingga tidak dimaksudkan menanggung seluruh biaya pendidikan. Besaran bantuan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah dan ketentuan yang berlaku.
Nilai bantuan dibedakan menurut jenjang pendidikan yang ditempuh mahasiswa. Untuk program D4 dan S1, bantuan yang diberikan Rp 10 juta. Mahasiswa jenjang S2 menerima Rp 15 juta, sedangkan jenjang S3 mendapat Rp 30 juta.
Dana beasiswa bersumber dari APBD Pemprov Sulawesi Tenggara. Durasi bantuan diberikan selama dua semester.
Pendaftaran BSSC dibuka secara daring mulai 1 hingga 18 Oktober 2026. Calon peserta membuat akun, mengisi formulir, lalu mengunggah dokumen persyaratan melalui sistem di situs akusahabatrakyat.com. Permohonan dikirim lewat sistem yang sama.
Pemprov mengingatkan peserta melengkapi seluruh dokumen sebelum batas waktu berakhir. Proses pendaftaran tidak dilakukan secara tatap muka.
Pendaftar wajib memiliki KTP Sulawesi Tenggara. Status mahasiswa harus aktif pada perguruan tinggi negeri maupun swasta, baik di dalam maupun luar Sultra.
Perguruan tinggi tempat mahasiswa kuliah dipersyaratkan memiliki akreditasi minimal baik sekali. Program studi yang ditempuh juga harus terakreditasi sesuai ketentuan perundang-undangan.
Calon peserta tidak sedang menjalani cuti akademik. Mereka juga tidak boleh menerima beasiswa lain yang bersumber dari APBN atau APBD.
Program BSSC 2026 memprioritaskan mahasiswa pada sejumlah bidang studi yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Bidang yang dimaksud meliputi kependidikan, kesehatan, agromaritim, dan infrastruktur.
Prioritas ini disusun agar lulusan yang didukung beasiswa sejalan dengan kebutuhan tenaga kerja di Sulawesi Tenggara. Mahasiswa dari bidang lain tetap dapat mendaftar selama memenuhi syarat akademik dan administrasi.