Polda Sultra Edukasi 18 TK di Kendari soal Keselamatan Berlalu Lintas Lewat Lomba Kreativitas Salud 2026

Penulis: Reza Maulana  •  Sabtu, 03 Oktober 2026 | 21:42:32 WIB
Murid TK mengikuti lomba kreativitas edukasi lalu lintas dalam Pekan Salud 2026 di Kendari.

Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara menggelar edukasi keselamatan berlalu lintas bagi murid taman kanak-kanak melalui Pekan Sultra Lomba Kreativitas Sadar Lalu Lintas Usia Dini (Salud) 2026 di Kendari. Kegiatan yang melibatkan 18 TK se-Kota Kendari ini menyasar penanaman budaya tertib berkendara sejak usia dini. Jajaran PT Jasa Raharja Cabang Sultra, BPTD Kelas II Sultra, dan pengurus Ikatan Guru TK se-Kota Kendari turut berkolaborasi dalam kegiatan tersebut.

KENDARI — Direktur Lalu Lintas Polda Sultra Kombes Pol Argowiyono mengatakan program edukasi ini bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan mengutamakan keselamatan di jalan raya. Menurut dia, pengenalan aturan berlalu lintas sejak dini dapat menjadi fondasi kebiasaan yang bertahan hingga dewasa.

Kegiatan yang berlangsung di Kendari ini menghadirkan sejumlah agenda, mulai dari peragaan keterampilan Polisi Cilik (Pocil) Polresta Kendari hingga lomba kreativitas edukasi lalu lintas. Pesertanya bukan hanya murid, tetapi juga melibatkan guru dan orang tua.

Mengapa Keselamatan Berlalu Lintas Harus Dimulai dari TK?

Argowiyono menyebut pembentukan Generasi Emas Indonesia 2045 memerlukan fondasi kedisiplinan dan kepatuhan aturan yang kuat. Kesadaran berlalu lintas, katanya, perlu dipupuk dari lingkungan keluarga dan sekolah sejak anak masih kecil.

"Pengenalan keselamatan berlalu lintas sejak dini dapat membentuk kebiasaan anak untuk disiplin dan tertib. Harapan kita sederhana, bagaimana anak mengenal keselamatan hari ini, membiasakan diri esok hari, dan ketika dewasa keselamatan sudah menjadi bagian dalam dirinya," kata Argowiyono.

Salud Sultra Berjalan Tujuh Tahun, Libatkan 18 TK

Ketua Penggerak Salud Sultra Haryati menyampaikan gerakan edukasi lalu lintas anak usia dini di Sulawesi Tenggara telah beroperasi secara konsisten selama tujuh tahun terakhir bersama pemangku kepentingan terkait.

Melalui ajang kreativitas ini, anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga diajak mempraktikkan budaya tertib berlalu lintas. Haryati berharap kebiasaan tersebut ikut terbawa ke lingkungan keluarga masing-masing murid.

Kolaborasi lintas instansi dalam kegiatan ini melibatkan Ditlantas Polda Sultra, PT Jasa Raharja Cabang Sultra, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sultra, serta jajaran pengurus Ikatan Guru TK se-Kota Kendari.

Lomba Kreativitas Jadi Sarana Praktik Langsung

Rangkaian acara Pekan Salud 2026 diisi dengan peragaan keterampilan Polisi Cilik dari Polresta Kendari. Lomba kreativitas edukasi lalu lintas yang diikuti murid, guru, dan orang tua menjadi penutup rangkaian kegiatan.

Pendekatan lomba dipilih agar anak-anak tidak sekadar menghafal aturan, tetapi terbiasa mempraktikkannya dalam situasi sehari-hari. Orang tua yang terlibat langsung diharapkan dapat melanjutkan edukasi yang sama di rumah.

Reporter: Reza Maulana
Sumber: sultra.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top