SULAWESI TENGGARA — Pembaruan macOS 27 membawa fitur Apple Intelligence yang menyimpan model AI langsung di SSD, dan sejumlah pengguna melaporkan ruang penyimpanan mereka tergerus hingga belasan gigabyte. Keluhan ini muncul di Reddit dan Hacker News, dengan sebagian pengguna mengklaim aset AI lokal memakan sekitar 10GB atau lebih. Pada MacBook Air 256GB, angka itu setara 4% dari total kapasitas sebelum diisi sistem operasi dan data pribadi.
Apple Intelligence tidak sepenuhnya berjalan di cloud. Sebagian tugas AI diproses langsung di perangkat agar data pengguna tidak dikirim ke server eksternal. Arsitektur terbaru Apple mencakup AFM 3 Core, model on-device berparameter 3 miliar, plus model multimodal AFM 3 Core Advanced. Konsekuensinya, model-model itu harus disimpan di penyimpanan lokal.
macOS mengelola berkas tersebut sebagai aset sistem. Karena itu, pengguna tidak akan menemukan entri khusus bertuliskan "model Apple Intelligence" di menu penyimpanan. Yang terlihat biasanya hanya lonjakan pada kategori System Data.
Sebelum mengubah apa pun, cek dulu apakah penyimpanan benar-benar menipis. Buka menu Apple di pojok kiri atas, pilih System Settings, masuk ke General, lalu klik Storage. Tunggu beberapa saat sampai macOS menghitung ulang seluruh data.
Anda akan melihat pembagian kategori seperti Applications, Documents, Photos, dan System Data. Catat sisa ruang kosong saat ini sebagai patokan awal. Perlu diingat, kategori System Data yang besar belum tentu disebabkan Apple Intelligence.
Jika fitur ini tidak dipakai, langkah paling aman adalah mematikannya. Buka System Settings, pilih Apple Intelligence & Siri, temukan opsi Apple Intelligence, lalu matikan toggle-nya. Konfirmasi jika muncul peringatan.
Siri AI juga bisa dinonaktifkan dari menu yang sama bila tidak digunakan. Jangan berharap ruang kosong langsung bertambah setelah switch dimatikan. macOS mengelola aset sistem secara otomatis, dan model yang sudah diunduh tidak selalu langsung terhapus.
Di internet beredar perintah Terminal yang diklaim bisa menghapus model AI Apple. Sebagian metode bahkan menyarankan boot ke Recovery Mode dan menghapus berkas dari direktori sistem macOS. Cara ini sebaiknya dihindari.
Berkas tersebut dikelola sistem, dan menghapusnya dari folder terlindungi bisa menimbulkan masalah tak terduga. macOS juga bisa mengunduh ulang aset yang sama jika dianggap perlu. Menghemat beberapa gigabyte tidak sebanding dengan risiko merusak sistem.
macOS menyediakan pembatasan fitur Apple Intelligence dan Siri lewat Screen Time. Jalur aksesnya: System Settings > Screen Time > Content & Privacy. Kontrol di sini berguna untuk mencegah orang lain mengakses fitur AI tertentu.
Namun, jangan mengandalkan Screen Time sebagai cara pasti menghentikan unduhan aset AI. Apple tidak menjelaskan secara rinci hubungan antara pembatasan ini dan pengelolaan aset sistem. Mematikan Apple Intelligence langsung tetap jadi langkah awal yang lebih masuk akal.
Apple Intelligence bukan satu-satunya penyebab ruang penyimpanan menyusut. Time Machine menyimpan snapshot lokal di Mac, sehingga berkas masih bisa dipulihkan meski drive cadangan tidak terhubung.
Apple mengelola ruang snapshot secara otomatis dan menganggapnya tersedia saat dibutuhkan. Karena itu, angka penyimpanan yang dilaporkan macOS kadang membingungkan, terutama setelah menghapus data besar. Untuk memeriksanya, buka Disk Utility, pilih volume Mac, lalu cari APFS snapshots.
Jika Anda rutin memakai Writing Tools, fitur AI Siri, atau kemampuan Apple Intelligence lain, ruang yang terpakai adalah konsekuensi wajar. Model harus tersimpan lokal agar fitur berjalan.
Situasinya berbeda kalau fitur tersebut tidak pernah dipakai. Pemilik Mac 256GB paling merasakan dampaknya. Kehilangan 10GB cukup signifikan sebelum dihitung dengan sistem operasi, aplikasi, foto, dan video.
Sampai Apple memberi kontrol lebih detail soal model AI mana yang disimpan, langkah paling aman adalah mematikan Apple Intelligence bila tidak dibutuhkan, memantau penyimpanan secara berkala, dan membiarkan macOS mengelola aset sistemnya sendiri.