SULAWESI TENGGARA — Sebanyak 1.400 Mitra GrabMerchant mengikuti rangkaian Teras Perwira Spesial Ulang Tahun 2026 yang digelar Grab bersama OVO Finansial di 10 kota sepanjang Agustus hingga awal September 2026. Program tahun kelima ini menyasar penguatan literasi bisnis dan keuangan, mulai dari strategi pemasaran digital hingga akses permodalan usaha.
Rangkaian kegiatan menyambangi Medan, Bandung, Palembang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Makassar, Balikpapan, dan Jakarta. Teras Perwira 2026 dibuka di Makassar pada 19 Agustus dan ditutup serentak di Palembang serta Semarang pada 7 September.
Agenda ini bertepatan dengan peringatan Hari UMKM Nasional 12 Agustus dan Bulan Literasi Keuangan 2026 yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Peserta di tiap kota dipilih melalui kurasi, dengan penekanan pada semangat belajar dan berbagi pengalaman antar mitra.
Sesi workshop dirancang untuk menjawab tiga kebutuhan pokok pelaku usaha: produk mudah ditemukan konsumen, harga jual dihitung tepat, dan peluang pasar terbaca lebih cepat. Materi disusun agar bisa langsung diterapkan dalam operasional harian.
Beberapa pembekalan yang diberikan kepada mitra:
Materi HPP menyoroti salah satu persoalan klasik merchant online: penetapan harga jual yang belum memperhitungkan komisi promosi dan biaya layanan secara utuh. Lewat BisaMatika, mitra diajak menghitung ulang struktur biaya sebelum menetapkan harga di platform.
Sejalan dengan momentum Bulan Literasi Keuangan, Grab dan OVO Finansial menghadirkan sesi pengelolaan keuangan yang bijak. Salah satu topik yang dibahas adalah akses permodalan melalui GrabModal Mantul by OVO Finansial, yang menawarkan proses cepat dan cicilan ringan bagi mitra yang ingin mengembangkan usaha.
Mitra juga diperkenalkan dengan fitur Jeda Bayar, yang memberi kelonggaran waktu pembayaran sementara ketika merchant menghadapi kondisi tertentu seperti sakit, kepentingan keluarga, atau berduka.
Tema "Cerdas Jualannya, Tangguh Usahanya" menegaskan posisi Teras Perwira sebagai ruang belajar kolektif antar mitra. Program ini memasuki tahun kelima penyelenggaraannya, dengan cakupan kota yang tetap luas meski jumlah peserta dibatasi lewat kurasi.
Bagi pelaku UMKM yang bergantung pada platform digital, kombinasi literasi pemasaran dan literasi keuangan menjadi dua sisi yang sulit dipisahkan. Pemasaran digital mendorong jangkauan pembeli, sementara pengelolaan modal dan arus kas menentukan apakah usaha bisa bertahan saat permintaan berfluktuasi.
Pendekatan Grab dan OVO Finansial lewat Teras Perwira menunjukkan pola pembinaan merchant yang menyatukan kanal penjualan, alat bantu penetapan harga, dan produk pembiayaan dalam satu ekosistem. Bagi mitra, nilai program ini akan terlihat dari seberapa jauh materi workshop diterjemahkan menjadi keputusan bisnis sehari-hari.